20

dalam mata itu,
aku melihat sinar lampu kota,
menerangi sukma di sudut – sudut malam.

dalam kalbu itu,
aku mendengar rintik hujan turun,
memanggil hati untuk merenung.

dalam nafas itu,
aku merasakan hembusan angin,
bergesekkan dengan lapisan kulit yang terluar,

menggelitik sekaligus mengingatkan,

akan panas tubuh,
akan aroma,
yang menggambarkan,
kamu.

 

 

l/u/p/a

-yoirida.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s