Dubur

ternyata celanaku memang sudah kesempitan
mencoba diet tapi hati tak bisa melawan
tetap kumulai hari dengan senyum dermawan
berharap semesta sedang murah peruntungan

maka kupanjatkan doa pada dia yang disana
sambil berucap mesra konsentrasiku terlena
distraksi pikiran, gebetan dan warna-warnanya
ah.. lupa.. kan tadi aku sedang berdoa

inginnya aku adalah bersua dan berbagi makna
makan di pinggir jalan atau belajar teori konvergensi media
tapi kamu pulang ke awan sambil memanjat tangga
dan aku pulang kerumah sambil kehujanan

ternyata hari – hari memang bisa menjadi pantat
benar – benar dubur seperti minta dielap
tapi kuingat tuhan kan memberkati segalanya
atau paling tidak, itulah yang aku percaya

kalau memang begitu,
ah..
shedap lah.

 

 

 

-bukan aku.

Advertisements

One thought on “Dubur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s