Mungkin pada akhirnya ini semua memang salahku.
Mengapa perasaan bahagia itu hanya tinggal sekejap mata.
Mengapa kesedihan dan kekosongan ini selalu datang begitu rutinya.
Mungkin pada akhirnya ini semua memang salahku.

Aku hanya ingin pergi dan meninggalkan semua ini.
Jika memang tidak ada lagi yang tersisa dari diri ini untuk dapat dicintai dan diperjuangkan, layak dan berharga, maka tak ada lagi harganya diri ini untuk dapat tetap berada disini.
Maka pergilah, pergilah yang jauh, sampai sekelilingmu tak bisa lagi menemuimu.
Kaburlah dan bersembunyilah, tinggalkanlah semua beban dan penyiksaan ini.
Bersatulah dengan dia yang tak pernah bisa ditemukan di bumi.
Pergilah selama-lamanya, dan jangan pernah kembali lagi.

Semoga bahagia dan tenang di rumah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s