Mercusuar

Apabila aku pergi, dari dermaga itu aku akan berangkat. Pada malam ketika mercusuar itu menyala dan pelaut yang karam telah ditemukan, aku akan menyusuri pasir dan berdiri diujung mulut tebing. Dari sinarnya yang menyala-nyala, mercusuar itu menghapus dosaku. Seakan dia tau, bahwa aku akan kembali ke rumah. Aku berdiri dan menghadapi malam. Ombak yang menghantam tubuh karang ikut membasahi seluruh tubuhku. Malam ini aku akan disucikan.

Dari pada rohnya, terjadi berkat dalam rupa kesempatan. Bagiku, pada malam ini, untuk dapat bertemu dengan pelaut karam yang telah ditemukan, dan kembali pulang ke rumah. Dunia jadi saksi atas segala penderitaan dan dosaku. Seperti binatang aku berburu, berlari dan berpasrah, mencakar hari berusaha merobek, agar esok datang dalam rupa malam. Ganti pagi aku mengais, malam tiba aku menangis. Biar di ujung tebing ini aku bersujud dan mengutuk hari dimana aku dilahirkan! Karena apabila aku menangis berbaring diatas pasir, tak juga ku dapati nyala sinar dari mercusuar.

Apabila aku berteriak, lupakan aku. Tinggalkan aku diujung tebing ini dan jangan hiraukan lengkinganku. Karena sudah saatnya bagiku untuk pulang ke rumah. Jiwaku rindu, namun tubuhku meragu. Maka lekatkanlah aku dengan malam.

Dari tempat ini aku merasakan angin menyetubuhi badanku yang pasrah lalu pergi. Dari atas kepalaku menusuk sinar dari mercusuar, mengantarkan mataku pada kapal yang telah lama karam. Sang pelaut melambaikan tangan begitu kecil di tengan laut. Aku merasakan hidupku, seluruh diriku terulang kembali di belakang kepalaku. Seketika juga seluruh ingatanku keluar, berserakan dan berantakan. Aku ingin mengingat, namun ingatanku terlalu banyak. Aku ingin melihat warna kacamata ibuku, namun yang terus terulang adalah sinar-sinar yang tidak aku inginkan. Aku ingin mengingat rasa roti coklat dan blueberry, namun yang terus datang adalah kenangan yang tidak aku inginkan. Bagaimana mungkin aku dapat melewati malam ini. Aku ingin melawan diriku sendiri.

Sudah semakin dekat, sedikit lagi, aku merasakannya. Sang pelaut mulai mendayung kapalnya kearahku. Mercusuar berputar sebanyak delapan puluh delapan kali. Aku tanggalkan seluruh diriku. Aku telanjang. Terang benderang cahaya datang dari langit. Memancarkan kasih dan restu untuk ku pulang ke rumah. Aku menengadah, aku terheran. Bersamaan dengan jatuhnya air mataku, air laut naik melampaui cahaya mercusuar. Aku memenuhi seisi dunia. Cahaya datang perlahan kepadaku. Memberkatiku dan menyucikanku. Aku disembuhkan, aku ditahirkan. Seluruh dosaku terpampang nyata di depan kepalaku, dihadapkannya padaku kutukan dalam rupa pilihan. Untuk pulang ke rumah atau mengembara di daratan yang kini telah menjadi lautan. Sampai sang pelaut telah tiba di pelipis mataku.

Tangannya terbentang di depanku. Kepalanya dianggukkan dan dalam bibirnya tersimpan senyuman. Sudah karam kini pulang, cahaya mercusuar, tanda pengasihan. Hatiku yang remuk dan redam diangkat dan aku diberkati dalam rupa kesempatan. Dalam diriku terjadi tsunami, seluruh air berputar dan mengamuk karena aku tidak bisa berbahasa. Perasaan tak lagi terbaca, aku melebihi diriku sendiri. Tak terperikan, namun di lubuknya terbenam kasih dan kerinduan.

Ku sambut tangannya dan aku mengambil langkah kedalam kapal. Mercusuar menyalakan sinarnya yang paling terang, mengantar kapalku menembus segala ruang. Aku kembali ke rumah. Telanjang aku dan disucikan aku. Dikutuk aku dalam rupa pilihan. Diberkati aku dalam rupa kesempatan. Dosaku tak terperi, tubuhku tak bersudi. Namun aku dikasihani, dikasihi dan dibuat tahir. Aku menjadi satu dengan angin, aku menjadi satu dengan air. Meledak aku, tersebar ke seluruh penjuru. Dari serpihanku yang menyala-nyala, aku memberkati dalam rupa ketiadaan. Aku memenuhi seisi dunia.

Malam ini aku telah disucikan. Malam ini aku kembali ke rumah.

 

Jakarta, 15 Mei 2019.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s